Fenomena Langkah "Super Blood Moon"

Fenomena langka dalam dunia Astronomi pada Minggu malam, orang-orang di seluruh dunia meyaksikan fenomena langka Supermoon yang terjadi saat posisi bulan terdekat dengan bumi dalam orbitnya. Fenomena ini bertepatan dengan gerhana bulan, meninggalkan bulan dalam bayangan bumi. Kombinasi ini terakhir terjadi pada tahun 1982 dan tidak akan terjadi lagi hingga 2033 mendatang.

Fenomena ini hanya dapat dilihat oleh Orang di Amerika Serikat, Eropa, Afrika dan Asia Barat pada minggu Minggu malam atau Senin dini hari.

Sementara kebanyakan orang tidak dapat merasakan ukuran yang lebih besar, yaitu bulan muncul 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang.

Berikut kami tampilkan gambar-gambar yang di ambil dari berbagai negara,
The supermoon di atas Paris.. - Charles Platiau/Reuters

Di atas sebuah gereja di Turets, Belarus. - Sergei Grits/Associated Press

Disamping Washington Monument. - J. David Ake/Associated Press

Serangkaian gambar, dari kiri atas ke kanan bawah, menunjukkan bulan seperti yang terlihat di Buenos Aires. - Juan Mabromata/Agence France-Presse — Getty Images

Belakang katedral di Cologne, Jerman.. - Rolf Vennenbernd/European Pressphoto Agency

Sebuah layar yang menampilkan bulan di Warsawa.. - Kacper Pempel/Reuters

Fenomena astronomi langka dilihat dari dekat Salgotarjan, Hongaria.. - Peter Komka/European Pressphoto Agency


Yang disebut supermoon belakang Glastonbury Tor di Somerset, Inggris, pada Senin pagi.  Supermoon, yang terjadi saat bulan terdekat dengan bumi di orbitnya, bertepatan dengan gerhana bulan, yang belum terjadi sejak tahun 1982 dan tidak akan terjadi lagi sampai 2033. - Matt Cardy/Getty Images

Sumber : http://www.nytimes.com/
Previous
Next Post »